Rabu, 11 Februari 2009

Proses Merakit Komputer

Proses Perakitan Komputer
AMD Sempron Socket 754 Processor 2600+ 1,61 GHz

Dalam melakukannya, pertama anda harus dapat memahami keterangan berbahasa Inggris yang tertulis dalam manual peralatan elektronik komputer maupun program-program komputernya. Dalam perakitan komputer, tangan anda tidak boleh basah (berkeringat) dan anda tidak boleh memegang bagian tengah chip IC termasuk processor dan memory. Keringat dapat menyebabkan terjadinya hubungan arus pendek rangkaian elektronik motherboard saat anda menyalakannya. Pegangan tangan pada bagian tengah chip IC dapat merusak isinya karena tangan anda mengandung listrik statik. Bila perlu maka akan lebih baik lagi apabila pada saat merakit, tangan anda mengenakan gelang yang terbuat dari logam kabel (kabel yang telah dikelupas kulitnya) dan terhubung dengan lantai atau tanah (grounding), agar listrik dari tangan anda tidak merusak chip IC tetapi diteruskan ke tanah.
a) Komponen-komponen yang diperlukan dalam merakit sebuah PC.
1. Layar Monitor, Acer 1455 - CRT 14’.
2. Motherboard (mainboard), motherboard yang akan saya pakai di sini adalah WinFast NF3 250 series dengan AMD Sempron(tm) socket 754 Processor 2600+ dengan kecepatan 1,61 GHz. Jadi khusus pada prosesornya tersebut memiliki jumlah lubang pin 754 buah. Semakin anda memilih jenis processor terbaru, maka semakin mahal biaya yang harus anda keluarkan.
3. RAM (random access memory), dapat dipilih yang sesuai dengan jenis yang cocok dengan motherboad yang anda miliki. Jenis RAM antara lain EDO RAM, SIM RAM, SDRAM dengan kapasitas yang bervariasi muai dari 4 Mbyte, 8 Mbyte, 16 Mbyte per buahnya. RAM yang saya gunakan pada perakitan kali ini adalah DDR 400 512 MB. Memori berfungsi menyimpan sementara program aplikasi dan sistem operasi maupun file kerja selama komputer dioperasikan.
4. Floppy drive, yang saya gunakan kali ini yaitu jenis floppy drive 3,5 inch dengan kapasitas 1,4 Mbyte.
5. Harddisk, ada 2 jenis yaitu jenis SCSI dan jenis IDE. Jenis SCSI biasanya dipergunakan di dalam sebuah komputer server. Tetapi perkembangan teknologi IDE saat ini memungkinkan hardisk jenis IDE dipakai dalam sebuah server. Untuk jenis harddisk yang saya gunakan di sini adalah jenis IDE ATA dengan kapasitas 80 GB.
6. VGA card dalam perakitan kali ini adalah VGA AGP 8x Hightech Excalibur Radeon 9550SE Series dengan jumlah bit 128 MB x 256 bit
7. Keyboard, pada proses perakitan kali ini jenis keyboard yang digunakan yaitu standard 101/102 – key or Microsoft Natural PS/2 keyboard.
8. Mouse, yang digunakan yaitu PS/2 Compatible mouse.
9. Perangkat lain yang saya tambahkan adalah soundcard & speaker system, tuner tv dan radio.
10. DVD RW yang digunakan adalah ASUS DVD-RW 16x double layer, artinya kecepatan berputar tiap detiknya sebanyak 16 kali putaran dan memiliki kemampuan membaca piringan baik atas maupun bawah.
b) Peralatan yang diperlukan
Obeng, tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali pengikat kabel dan buki catatan. Solder maupun AVO meter jarang dipakai apabila mempergunakan komponen yang masih baik. Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda tidak mengetahui apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak menggunakan AVO meter pada motherboard apabila motherboard masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik mana yang merupakan titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan akibat fatal. Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO meter mungkin perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan listrik di jala-jala listrik rumah anda saja. Bila anda sudah mengetahui lihatlah di bagian power suply komputer (terdapat di dalam cahing/kotak komputernya) apakah sudah diatur pada skala tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda atau belum. Bila type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu hawatir. Apabila power suplynya tergolong semi otomatik, kemungkinan anda harus memindahkan posisi saklar pengatur tegangan ke posisi tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda.

c) Langkah-langkah perakitan komputer personal
Untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Perhatikan motherboard dan aturlah posisi konektor "jumper", sesuai dengan buku petunjuk yang ada.. Cabutlah konektor plastik "jumper" penghubung antar pin yang ada pada motherboard dan pindahkan pada posisi lain yang menghubungkan sebuah kaki pin dengan kaki pin lainnya sesuai dengan anjuran yang tertulis dalam buku petunjuk motherboard. Sesuaikan posisi jumper tersebut dengan jenis processor yang akan anda pasang. Penyetelan posisi "jumper" memungkinkan motherboard memberikan listrik yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan listrik processor yang dipasang.
2. Tancapkan processor pada soket-nya, perhatikan tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut dan tidak boleh terbalik. Kuncilah tangkai pengunci yang terletak disisi soket processor. Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki tanda sama. Kemudian pasanglah kipas pendingin di atasnya. Pemasangan processor pada soket ataupun tempat yang ada di motherboard tidak boleh terbalik karena dapat mengakibatkan motherboard atau processor rusak (lihat gambar 1.1).
3. Pasanglah RAM pada soket-nya dengan baik, sudut memori yang berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila anda terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukan (lihat gambar 1.2).
4. Letakkan motherboard ke dalam cashing CPU, kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindah-mindahkan CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian elektronik yang rumit (lihat gambar 1.3).
5. Pasanglah kabel catu daya motherboard yang ada pada power supply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan.
6. Pasanglah hardisk dan floppy drive pada tempat yang disediakan dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara hati-hati dan dikencangkan dengan baut (lihat gambar 1.3).
7. Hubungkan kabel dari power supply ke slot power pada hardisk, floppy drive dan CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan terasa sedikit sulit (lihat gambar 1.4).
8. Hubungkan kabel data pada dudukan hardisk, floppy drive dan CD ROM drive. Kabel data berfungs untuk menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor satu (lihat keterangan pada hardisk atau floppy drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusak peralatan-peralatan tersebut. Kabel yang terpasang ke floppy drive lebih sempit daripada kabel penghubung hardisk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung hardisk dan CD ROM drive sama ukurannya (lihat gambar 1.4).
9. Hubungkan kabel dari floppy drive ke slot untuk floppy drive, demikian pula sambungkan kabel dari hardisk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor satu pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard ataupun di manual motherboard.
10. Pasanglah VGA card pada slotnya sesuai dengan jenis card yang anda miliki apakah termasuk jenis ISA atau PCI karena pemasangan tidak boleh terbalik.
11. Hubungkan konektor kabel tombol "Reset" ke pin "Reset" pada motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker pada motherboard (ditulis dengan kode LS). Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indikator berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard (lihat gambar 1.5).
12. Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di VGA card, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.
13. Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard pada motherboard.
14. Pasangkan kabel power dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power supply yang telah terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda dapat memasang kabel power tersebut ke jala-jala listrik rumah anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik ke monitor dan CPU yang anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk CPU ke slot yang terdapat pada power supply di bagian belakang cashing CPU.
d) Pengaturan program BIOS.
Program BIOS adalah program kontroler standard yang terpasang dalam motherboard. Program ini disimpan dalam chip IC yang disebut ROM (read only memory) dan selalu bekerja mengontrol hardware yang terapsang pada motherboard meskipun komputer tidak dipakai (dimatikan). Hal ini dimungkinkan oleh adanya batere kecil yang terpasang pada motherboard. Orang sering menyebut chip IC ini dengan sebutan IC ROM BIOS. Pada saat selesai merakit komputer, program ini harus diatur sesuai dengan jenis-jenis peralatan elektronik yang akan dihubungkan dengan motherboard. Dengan demikian selanjutnya setiap saat program BIOS selalu mengontrol perangkat keras yang terpasang meskipun komputer anda matikan. Kontrol setiap saat ini memungkinkan komputer selalu siap pakai pada saat komputer anda nyalakan. Pada kondisi batere kecil lemah, biasanya peengaturan pada program BIOS ini hilang, sehingga anda sulit mempergunakan komputer. Anda harus kembali mengatur ulang program BIOS seperti yang anda lakukan pada waktu merakit komputer.
Untuk mengatur program BIOS, anda pertama harus menyalakan komputer. Lakukanlah langkah-langkah berikut ini:

Untuk mengakses dan mendownload tugas kuliah ini selengkapnya anda harus berstatus Paid Member

Dasar-dasar Jaringan

DASAR-DASAR IOS CISCO

Tujuan:
Praktikan dapat menggunakan perintah-perintah dasar untuk konfigurasi router CISCO.


Teori Dasar
Router CISCO secara defacto merupakan standar router yang digunakan pada system jaringan. Router berfungsi untuk melewatkan paket dari satu host dalam suatu jaringan ke host lain dalam jaringan yang berbeda. Router juga akan memblok paket broadcast dari satu jaringan agar tidak sampai ke jaringan lain. Router juga akan memfilter paket data berdasarkan layer 3.


Gambar 1. Jaringan yang disimulasikan.

Ket:
- R1, R2, dan R3 : Router
- Masing-masing router terkoneksi dengan console (PC yang menjalankan program hypertext)
- 2950 : Switch


Praktek
A. Mode Router
User mode dan privileged mode.
1. masuk ke privileged mode
2. keluar ke user mode
R1>
R1>enable (masuk privileged mode)
R1#
R1#disable (kembali ke user mode)
R1>

Masuk dan keluar dari global configuration mode
1. masuk ke privileged mode
2. masuk ke global configuration mode
3. keluar ke privileged mode
R1>
R1>enable (masuk privileged mode)
R1#configure terminal (masuk ke global configuration mode)
R1(config>#

Untuk keluar dari global configuration mode
R1(config>#exit (atau CTRL+Z)

B. Setting Password
Password Console
1. masuk ke privileged mode
2. masuk ke global configuration mode
3. masuk ke line console 0 mode
4. set password console dengan konsol
R1>
R1>enable (masuk privileged mode)
R1#configure terminal (masuk ke global configuration mode)
R1(config)#line console 0
R1(config-line)#password konsol
R1(config-line)#exit (keluar dari line console mode)
R1(config)#exit (keluar dari global config)
R1#exit atau logout

Tekan enter untuk masuk ke user mode dan amati apakah password sudah bekerja.

Password Privileged Mode
1. masuk ke privileged mode
2. masuk ke global configuration mode
3. set password dengan privilik
R1>
R1>enable (masuk privileged mode)
R1#configure terminal (masuk ke global configuration mode)
R1(config)#password privilik
R1(config)#exit (keluar dari global config)
R1#exit atau logout

Tekan enter untuk masuk ke user mode dan amati apakah password sudah bekerja.

C. Setting Hostname
1. masuk ke privileged mode
2. masuk ke global configuration mode
3. setting hostname
R1>
R1>enable (masuk privileged mode)
R1#configure terminal (masuk ke global configuration mode)
R1(config>#hostname Router1

D. Setting Interface
Interface Ethernet
1. masuk ke privileged mode
2. masuk ke global configuration mode
3. masuk ke interface ethernet
4. konfigurasi alamat IP dan subnet mask
5. aktifkan interface
6. keluar dari interface ethernet
R1>
R1>enable (masuk privileged mode)
R1#configure terminal (masuk ke global configuration mode)
R1(config)#interface ethernet 0
R1(config-if)#ip address 192.19.1.254 255.255.255.0
R1(config-if)#no shutdown (mengaktifkan interface)
R1(config-if)#exit
R1(config)#exit
R1#show running-config (cek apakah konfigurasi sudah masuk

. Interface Serial
1. masuk ke privileged mode
2. masuk ke global configuration mode
3. masuk ke interface serial
4. konfigurasi alamat IP dan subnet mask
5. aktifkan serial
6. keluar dari interface serial
R1>
R1>enable (masuk privileged mode)
R1#configure terminal (masuk ke global configuration mode)
R1(config)#interface serial 0 (atau 1)
R1(config-if)#ip address 192.18.2.1 255.255.255.0
R1(config-if)#no shutdown (mengaktifkan interface)
R1(config-if)#exit
R1(config)#exit
R1#show running-config (cek apakah konfigurasi sudah masuk

Tugas.
1. Lakukan konfigurasi dari tiga buah router seperti gambar di atas dengan ketentuan sebagai berikut.

R1 : hostname = Lab_A
Password console =consolA
Password global configuration mode = (nama depan anda)
Interface :
E0: ip 192.18.1.254 netmask 255.255.255.0
S0: ip 192.18.2.1 netmask 255.255.255.0
S1: ip 192.18.3.1 netmask 255.255.255.0


R2 : hostname = Lab_B
Password console =consolB
Password global configuration mode = (nama depan anda)
Interface :
E0: ip 192.18.4.254 netmask 255.255.255.0
S0: ip 192.18.2.2 netmask 255.255.255.0
S1: ip 192.18.5.1 netmask 255.255.255.0

R3 : hostname = Lab_C
Password console =consolC
Password global configuration mode = (nama depan anda)
Interface :
E0: ip 192.18.6.254 netmask 255.255.255.0
S0: ip 192.18.3.2 netmask 255.255.255.0
S1: ip 192.18.5.2 netmask 255.255.255.0

Uji keberhasilan configurasi IP dengan program ping pada simulator.

2. Konfigurasi berdasakan gambar berikut. Tentukan IP dan netmasknya pada masing-masing jaringan.

Pengenalan Internet

PENGENALAN

INTERNET

Apa Itu Internet?

Internet adalah sekumpulan komputer atau server yang saling terhubung satu sama lain melalui berbagai macam media (kabel, radio, satelit dll). Komputer-komputer tersebut letaknya tersebar di seluruh belahan dunia sehingga memungkinkan terbentuknya suatu jaringan informasi global. Sekumpulan komputer di suatu tempat memiliki jenis dan karakteristik yang tidak sama dengan tempat-tempat lain, namun semuanya dihubungkan oleh suatu protokol standard yang sama yang disebut TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP ini dapat diumpamakan sebagai bahasa yang dimengerti oleh semua jenis komputer yang terhubung ke Internet. Tanpa mengikuti protokol standard ini, komputer kita tidak akan mampu berkomunikasi dengan komputer-komputer lain di Internet.

Protokol TCP/IP ini memberikan suatu IP Number (nomor IP) yang unik untuk tiap komputer yang terhubung ke Internet sehingga lalu lintas data di Internet dapat diatur. Untuk memudahkan kita mengingat maka dibuatlah IP Address (alamat IP) sebagai representasi dari nomor IP.

Contoh nomor IP : 203.130.205.65

Contoh alamat IP : unika.ac.id

Masing-masing komputer di Internet memiliki kandungan informasi yang begitu beragam, mulai dari hal-hal yang sepele sampai dengan hal-hal yang serius seperti penelitian. Hal ini memungkinkan terjadinya sharing of resources di Internet.

Manfaat Internet

· Komunikasi

· Internet memungkinkan terjadinya komunikasi yang super cepat antara suatu pihak dengan pihak lainnya, tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Hal ini dimungkinkan karena jangkauan Internet yang telah meng-global. Asal kita mengetahui alamat seseorang atau suatu lembaga di Internet, kita dapat mengirim informasi kapan saja dan kemana saja di seluruh dunia dalam waktu yang sangat singkat dan cara yang sangat mudah. Internet juga dapat menghemat biaya komunikasi yang harus dikeluarkan.

· Informasi

· Seperti telah disinggung di atas, karena begitu banyaknya komputer yang terhubung ke Internet, dimana masing-masing komputer memiliki kandungan informasinya sendiri-sendiri, maka gabungan seluruh informasi di Internet sangatlah luar biasa. Internet merupakan sumber informasi yang melimpah (hampir tanpa batas) yang terus berkembang seiring dengan makin berkembangnya Internet itu sendiri.

· Kolaborasi

· Kolaborasi yang dimaksudkan di sini adalah suatu proses menyelesaikan suatu pekerjaan secara bersama-sama (team-work). Anggota tim bisa terdiri dari berbagai macam ahli dari berbagai bidang yang tersebar di berbagai negara di dunia. Internet merupakan media yang sangat membantu suatu kolaborasi yang biasanya terhambat oleh ruang dan waktu. Melalui Internet kita dapat melakukan suatu konferensi (conference) dengan berbagai pihak di mana pun mereka berada. Kita bahkan dapat mengerjakan suatu pekerjaan secara bersamaan melalui Internet.

Bagaimana Menghubungkan Diri ke Internet?



Untuk menghubungkan diri ke Internet, kita perlu berlangganan ke suatu Penyedia Jasa Layanan Internet (Internet Service Provider – ISP). ISP dapat dianggap sebagai pintu gerbang untuk menghubungkan diri ke Internet. Kita tinggal mencari ISP yang berlokasi di kota yang sama dimana kita tinggal atau kota terdekat.

Ada 2 (dua) macam cara kita dapat menghubungkan diri ke Internet, yaitu:

1. Dial-up Connection

Dial-up Connection merupakan koneksi ke Internet yang bersifat sementara. Untuk Dial-up Connection ini yang kita butuhkan adalah:

· Perangkat keras (hardware):

· Komputer

· Modem

· Saluran Telepon

· Perangkat Lunak (software): pada umumnya disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan.

Username (login) dan Password: disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan, login tidak dapat diganti sedangkan password dapat kita ganti sendiri secara berkala untuk menjaga keamanan.

Yang kita perlu kita lakukan adalah:

· Berlangganan ke salah satu ISP terdekat

· Memasang modem ke komputer kita

· Meng-install software Internet yang disediakan oleh ISP

· Menghubungkan diri (dial-up) ke ISP

Setelah komputer kita terhubung ke ISP maka saat itu pula komputer kita sudah terhubung ke Internet dan kita dapat memulai penjelajahan kita di Internet. Hubungan kita ke Internet hanya terjalin selama kita mempertahankan koneksi komputer kita ke ISP melalui modem. Begitu kita memutuskan hubungan modem ke ISP maka saat itu pula kompuer kita terputus dari Internet dan kembali berfungsi sebagai komputer yang biasanya kita gunakan.

Hubungan yang kita lakukan ke ISP adalah hubungan lokal (menggunakan pulsa telepon lokal) namun kita sudah bisa menjelajahi Internet dan mengunjungi tempat-tempat lain di seluruh dunia. Tentunya ‘kunjungan’ kita ke tempat-tempat lain tersebut bersifat maya (tidak nyata) karena kita hanya dapat melihat-lihat informasi yang terkandung di komputer-komputer lain di seluruh dunia yang terhubug ke Internet. Karena sifatnya yang maya inilah maka Internet dikenal sebagai cyberspace (dunia maya).

Dial-up Connection ini pada umumnya digunakan oleh pribadi-pribadi yang menginginkan untuk mengakses Internet dari rumah. Komputer yang digunakan untuk dial-up pada umunya adalah sebuah komputer tunggal (bukan jaringan komputer)

2. Dedicated Connection

Dedicated Connection bersifat menetap artinya hubungan ke Internet berlangsung selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari setahun, non-stop. Jenis koneksi ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan atau institusi-institusi lain dengan jumlah karyawan dan komputer yang cukup banyak. Bila kebutuhan akses Internet sudah sangat besar maka adalah tidak efisien untuk menghubungkan masing-masing komputer ke Internet dengan jenis koneksi dial-up. Dapat dibayangkan berapa banyak modem dan saluran telepon yang harus disediakan dan berapa biaya telekomunikasi yang harus ditanggung perusahaan.

Suatu institusi yang menggunakan jenis koneksi ini akan membuat jaringan komputer lokal (Local Area Network – LAN) di lokasinya dan menghubungkan LAN mereka ke Internet melalui suatu ISP dengan hanya menggunakan 1 (satu) buah modem dan saluran telepon sewa (leased line) yang online selama 24 jam non-stop. Semua komputer yang terhubung ke LAN institusi tersebut akan memiliki akses ke Internet melalui jalur yang sama. Tentunya diperlukan peralatan tambahan untuk jenis koneksi ini.

Agar semua komputer yang ada dapat dibuat ber-jaringan, maka tiap-tiap komputer harus dilengkapi dengan Ethernet Card. Sebagai alat untuk membentuk jaringan adalah Hub. Agar jaringan lokal (LAN – Local Area Network) kita dapat disambungkan dengan Internet, maka LAN kita harus dihubungkan ke salah satu ISP melalui Router dan Modem khusus. Dengan cara ini hanya diperlukan satu jalur komunikasi untuk melayani semua komputer yang ada di LAN kita. Saat LAN kita tersambung ke Internet, masing-masing komputer di LAN kita seolah-olah menjadi bagian dari Internet itu sendiri.

Jenis-Jenis Aplikasi Internet

1. Surat Elektronik (Electronic Mail / E-mail)
Surat elektronik memiliki fungsi yang sama dengan surat yang biasanya kita kirimkan. Hanya saja media penyampaiannya tidak lagi menggunakan alat transportasi mobil, kapal atau pesawat terbang, namun menggunakan jaringan Internet. Bila pada surat biasa diperlukan alamat tujuan agar pesan kita dapat sampai, maka di Internet pun suatu surat elektronik perlu memiliki suatu alamat yang disebut dengan alamat surat elektronik (E-mail Address). Bentuk alamat surat elektronik tersebut adalah:

userid@domain , adi@unika.ac.id

dimana:
adi = userid
unika.ac.id = nama domain

Contoh-contoh domain:

sg

: Singapura

my

: Malaysia

th

: Thailand

au

: Australia



dan lain-lain

Perkecualian adalah untuk negara Amerika Serikat (USA) dimana huruf akhir dari nama domain-nya berjumlah 3 huruf dan tidak mencerminkan nama negaranya namun menunjukkan jenis institusinya. Berikut daftar nama domain untuk negara Amerika Serikat:

edu

:

pendidikan (education)

gov

:

pemerintah (government)

com

:

bisnis/komersial (commercial)

mil

:

militer (military)

net

:

institusi yang berhubungan dengan jaringan komputer (networking)

org

:

organisasi lain yang tidak tercakup dalam kategori-kategori di atas

Negara-negara lain selain Amerika, menempatkan pembagian kategori serupa di depan kode negaranya, seperti keterangan berikut:

ac

:

pendidikan (academic)

go

:

pemerintah (government)

co

:

bisnis (commercial)

net

:

idem

or

:

idem

Sesuai fungsinya, E-mail pada umumnya banyak digunakan sebagai saran komunikasi yang murah meriah, namun sangat canggih karena selain pesan-pesan yang dapat kita sampaikan, kita pun dapat mengirimkan file-file berupa attachment (pada surat biasa disebut lampiran) berupa program, gambar, suara maupun animasi atau video melalui E-mail.

Pada surat elektronik juga terdapat fasilitas "Carbon Copy" (Cc) yang dalam surat biasa disebut dengan "Tembusan", dan "Subject" yang pada surat biasa disebut dengan "Perihal". Pada dasarnya surat elektronik memiliki fungsi yang sama dengan surat biasa, sedangkan bagian-bagiannyapun memiliki kemiripan seperti telah dijelaskan di atas.

2. World Wide Web – WWW

WWW ini merupakan aplikasi Internet kedua yang paling banyak digunakan orang, namun juga merupakan aplikasi Intenet yang paling disukai karena tampilannya yang multimedia. Informasi-informasi yang terkandung di server-server yang terhubung ke Internet pada umumnya di-presentasi-kan melalui media WWW dalam format HTML (Hypertext Markup Language).

Format HTML inilah yang memungkinkan penyajian informasi melalui WWW menjadi sangat menarik. Halaman depan suatu tampilan informasi biasanya dikenal dengan sebutan Serambi Depan (Homepage). Dari Serambi Depan ini kita akan menjumpai suatu tampilan informasi yang memiliki banyak link ke informasi lain yang lebih detil. Kita tidak perlu tahu dimana informasi-informasi tersebut berada, yang kita perlu kita lakukan hanyalah meng-klik infornasi yang kita inginkan dan informasi yang kita inginkan tersebut akan ditampilkan di layar komputer kita. Konsep penyajian informasi dengan banyak link ini disebut dengan hypertext. Untuk melihat isi suatu homepage, kita memerlukan alat bantu yang disebut perawak (browser). Browser yang umum dipakai adalah Internet Explorer (dari Microsoft) atau Netscape Navigator (dari Netscape Communication), Mozzila (Linux), Opera, dll.

Alamat Internet untuk WWW disebut dengan URL (Uniform Resource Locator atau Universal Resource Locator) dan memiliki format sebagai berikut:

protocol://www.domain/path/file.htm

http://www.unika.ac.id/info/pmb/index.htm

Dimana:

http

=

jenis protokol yang digunakan (Hypertext Transfer Protocol)

unika.ac.id

=

nama domain UK Petra

info/pmb/

=

path atau bisa juga disebut direktori tempat suatu file tersimpan

Index.htm

=

nama file yang menyimpan informasi yang ditampilkan pada umunya berakhiran dengan .htm atau .html

Protocol di sini selain http dapat pula berupa ftp (File Transfer Protocol), gopher, telnet dll yang akan dijelaskan kemudian. Pada umumnya URL dimiliki oleh suatu instansi, namun sebagai pribadi kita pun dapat memiliki URL tersendiri di Internet, yang biasanya disebut homepage pribadi (Personal Homepage) yang format umumnya adalah http://home.mitra.net.id/adi dimana adi adalah userid yang dimiliki yang menunjukkan keanggotaan dari suatu ISP (dalam contoh ini yaitu MitraNet). Tanda "~" biasanya dibaca ‘tilde".

3. GOPHER

Gopher sendiri berarti tikus tanah, yang membangun sarangnya di bawah tanah berupa saluran-saluran yang saling terhubung satu sama lain membentuk jaringan terowongan bawah tanah. Karena sifat inilah maka nama Gopher dipakai. Gopher suatu kumpulan informasi di Internet yang disusun secara hirarkis (berbasis menu). Bila WWW adalah kumpulan informasi yang disusun berbasis hypertext maka di dalam Gopher juga dijumpai prinsip hypertext ini, namun semuanya dipresentasikan dalam bentuk menu. Bila kita meng-klik suatu menu, kita akan dibawa ke suatu menu baru yang lebih detil. Demikian seterusnya sampai kita menemukan informasi (dokumen) yang kita inginkan.

Gopher saat ini sudah dapat diakses dengan menggunakan aplikasi yang sama dengan WWW, yaitu menggunakan perawak (browser). Kita bahkan dapat saja berpindah dari suatu WWW ke Gopher tanpa kita sadarai. Misal saat kita sedang membuka suatu homepage di Internet dan kita tertarik untuk meng-klik sutau informasi yang tampil di layar. Tiba-tiba saja kita sudah dibawa ke suatu tampilan baru dalam bentuk menu yang ternyata adalah Gopher. Saat ini Gopher mulai banyak ditinggalkan orang karena tampilannya yang tidak menarik dan tidak mampu menampilkan informasi dalam bentuk multimedia seperti WWW. Hal ini bukan berarti Gopher sudah sama sekali tidak digunakan orang.

4. FTP (File Transfer Protocol)

FTP adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk memindahkan (transfer) file dari suatu komputer yang terhubung ke Internet ke komputer lain yang juga terhubung ke Internet. Bila kita biasanya mengcopy suatu file dari hard disk ke disket, maka konsep yang sama digunakan, bedanya hanya file dipindahkan antar komputer-komputer di Internet. Ada 2 macam FTP yang bisa kita lakukan.

Pertama adalah FTP biasa. Biasa di sini diartikan bahwa kita memiliki akses ke suatu server dimana kita terdaftar di sana. Misal server dari ISP dimana kita berlangganan. Di server ISP kita, setiap pelanggan memiliki suatu tempat (space) yang disebut home directory. Kita hanya berhak masuk ke home directory milik kita sendiri dan tidak bisa masuk ke home directory orang lain. Untuk masuk ke home directory kita, diperlukan username (login) dan password yang pada umumnya sama dengan username (login) dan password yang kita gunakan untuk konek ke ISP kita.

Jenis FTP yang kedua adalah anonymous FTP yang berarti kita mengambil file-file dari suatu tempat umum (public). Tempat umum yang dimaksud di sini adalah suatu server yang memang menyediakan file-file untuk diambil oleh orang-orang lain melalui Internet. File-file ini bisa berupa file permainan (game), lagu, video, bahkan laporan hasil penelitian pun ada yang disediakan secara bebas. Untuk anonymous FTP kita cukup menggunakan login ‘anonymous’ dan E-mail Address kita sebagai password. Kita akan langsung dibawa masuk ke dalam sistem dan kita harus masuk ke dalam directory ‘pub’ (public).

5. Telnet (Remote Login)

Telnet adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk bekerja dari jarak jauh. Misalkan komputer kita sudah terhubung ke Internet dan kita tahu alamat (server) tujuan, maka dengan menjalankan telnet, kita akan masuk ke server tersebut dan menjalankan perintah-perintah di server tersebut seolah-olah kita sedang berada di lokasi yang sama dengan server tersebut. Padahal mungkin saja kita sedang berada di belahan dunia yang lain. Pada umumnya selain untuk bekerja jarak jauh, telnet banyak dipakai untuk masuk ke katalog terpasang (online catalog) dari perpustakaan-perpustakaan di seluruh dunia yang sudah terhubung ke Internet. Dengan menggunakan katalog terpasang tersebut kita seolah-olah sedang berada di dalam perpustakaan yang bersangkutan, mampu menelusur koleksi yang dimiliki perpustakaan itu.

Pada perkembangannya fungsi katalog terpasang melalui telnet ini sudah banyak digantikan oleh katalog terpasang melalui WWW karena selain tampilan yang bagus juga sangat mudah penggunaannya karena kita tidak perlu mengetikan perintah (command) apa pun seperti yang masih harus kita lakukan melalui telnet.